๐ Struktur Data & Algoritma untuk SMK Akuntansi
Materi ini dirancang khusus untuk siswa SMK jurusan Akuntansi. Tujuan utamanya bukan menjadi programmer, melainkan mampu menyusun logika dan mengolah data (angka, teks, laporan keuangan) secara terstruktur. Semua contoh menggunakan kasus akuntansi nyata: diskon, pajak, gaji, piutang, dan stok barang.
๐ Modul 1: Pengenalan Data & Struktur Dasar
A. Data vs Informasi
- Data: Angka mentah, kuitansi, nama pelanggan. Contoh:
10.000,"PT Maju",5. - Informasi: Data yang sudah diolah dan bermakna. Contoh: Total Penjualan = Rp 50.000.
B. Tipe Data (Sering Dipakai Akuntan)
- Integer (Bilangan Bulat): Jumlah barang, nomor faktur.
- Float/Desimal: Harga satuan, kurs valas, PPN (12,5%).
- String (Teks): Nama akun, kode rekening, alamat.
- Boolean (Benar/Salah): "Lunas / Belum Lunas", "Aktif / Tidak Aktif".
C. Struktur Data Sederhana
- Variabel: Tempat menyimpan 1 data. Contoh:
Nama_Perusahaan = "CV. Sejahtera". - Array/Larik: Kumpulan data sejenis dalam satu wadah.
Analogi: Seperti Buku Besar — satu buku berisi banyak halaman (akun).
Contoh Array:[Harga_Barang1, Harga_Barang2, Harga_Barang3].
๐ Modul 2: Algoritma Dasar (Urutan Logika)
Komputer mengerjakan 3 hal: Input → Proses → Output. Algoritma adalah urutan langkah untuk menyelesaikan masalah.
Contoh Kasus Akuntansi: Menghitung Gaji Kotor
Masalah: Hitung Gaji Pokok + Tunjangan – Potongan.
1. Mulai
2. Input
Gaji_Pokok 3. Input
Tunjangan 4. Input
Potongan 5.
Gaji_Bersih = Gaji_Pokok + Tunjangan – Potongan 6. Tampilkan
Gaji_Bersih 7. Selesai
๐ Modul 2.5: Alat Bantu Algoritma — Pseudocode & Flowchart
WAJIB Pseudocode dan Flowchart adalah dua alat utama untuk menuangkan logika sebelum membuat program atau rumus Excel.
A. Pseudocode
Pengertian: Menulis langkah-langkah algoritma dengan bahasa sehari-hari yang terstruktur, mirip instruksi ke komputer tapi pakai kata-kata manusia. Tidak terikat aturan kode program.
Kata kunci umum: INPUT, OUTPUT, IF,
ELSE, FOR, WHILE, CALCULATE.
B. Flowchart
Pengertian: Gambaran algoritma dalam bentuk bagan/simbol yang dihubungkan dengan anak panah. Sangat berguna untuk membuat SOP Keuangan dan alur dokumen.
Simbol Wajib Flowchart
C. Perbandingan Langsung (Kasus Diskon)
Kasus: Jika total belanja > Rp 100.000, maka dapat diskon 10%.
1. Pseudocode
2. Flowchart (Representasi Teks)
D. Kapan Menggunakan Keduanya di Dunia Akuntansi?
| Aspek | Flowchart | Pseudocode |
|---|---|---|
| Kegunaan | Buat SOP keuangan (alur kas kecil, pembelian) | Buat logika rumus Excel / VBA / desain sistem |
| Keunggulan | Mudah dipahami semua divisi, termasuk manajemen | Ringkas, cepat ditulis saat brainstorming |
| Kelemahan | Ribet jika algoritma sangat panjang (100+ langkah) | Kurang cocok untuk presentasi ke non-IT |
| Contoh di Akuntansi | Bagan alur pembelian dari pesan hingga bayar | Logika penyusutan aktiva tetap (garis lurus) |
• Jika Gaji ≤ Rp 4.500.000 → PPh = 0
• Jika Gaji > Rp 4.500.000 → PPh = 5% dari Gaji
Tugas: (1) Tulis pseudocode, (2) Gambar flowchart di kertas/draw.io.
๐ Modul 3: Percabangan (Logika If-Then-Else)
Kenapa penting untuk akuntan? Karena laporan keuangan selalu butuh kondisi:
- Jika usia piutang > 30 hari → status "Macet".
- Jika total belanja > 1 Juta → "Dapat Diskon".
Contoh Kasus: Status Kredit
- Aturan: Jika usia piutang > 30 hari, maka status = "Berisiko". Jika tidak, status = "Aman".
1. Input
Usia_Piutang 2. Jika
Usia_Piutang > 30 Maka: Status = "Berisiko" 3. Selain Itu:
Status = "Aman" 4. Tampilkan
Status
• Omzet > Rp 100.000.000 → Bonus = 5% dari Omzet
• Omzet ≤ Rp 100.000.000 → Bonus = Rp 500.000
๐ Modul 4: Perulangan (Looping)
Akuntan sering menghitung 1.000+ baris data di Excel. Di algoritma, kita pakai perulangan (For / While) untuk mengotomatisasi.
Contoh Kasus: Rekapitulasi Penjualan Harian
- Ada 7 transaksi penjualan dalam seminggu. Kita mau jumlahkan semuanya.
Total = 0 Ulangi dari
i = 1 sampai i = 7: Baca data
Penjualan[i] Total = Total + Penjualan[i] Tampilkan
Total
[50, 75, 20, 100, 30]. Tulislah langkah-langkah perulangan untuk mencari Total Stok dan Rata-rata Stok per cabang.
๐ Modul 5: Studi Kasus Akuntansi (Implementasi)
Sistem Rekap Gaji Karyawan
Data (Array):
Nama = ["Andi", "Budi", "Cici"]Jam_Lembur = [5, 10, 2]Gaji_Pokok = [4.000.000, 4.500.000, 3.500.000]
Aturan:
- Upah lembur per jam = Rp 50.000.
- Jika total gaji + lembur > Rp 5.000.000, maka dikenakan PPh 5%.
- Jika tidak, tidak kena PPh.
Algoritma Logika
Buatlah flowchart dan pseudocode untuk program "Kasir Mini" yang bisa:
1. Memasukkan 5 nama barang dan harganya.
2. Menghitung total belanja.
3. Jika total > Rp 200.000, beri diskon 10%.
4. Tampilkan total yang harus dibayar.
No comments:
Post a Comment
Selamat datang di blog handrizakk.blogspot.com, Mari berbagi dengan tulisan. Sahabat bisa temukan saya di f: Handri Zakki Pratama | t: @handrizakk