Monday, 31 August 2026

MATERI : STRUKTUR DATA DAN ALGORTIMA - INFORMATIKA KELAS X SMK AKUNTANSI

Materi Struktur Data & Algoritma untuk SMK Akuntansi

๐Ÿ“Š Struktur Data & Algoritma untuk SMK Akuntansi

Materi Praktis · Berbasis Kasus Keuangan · Siap Pakai 1 Semester

Materi ini dirancang khusus untuk siswa SMK jurusan Akuntansi. Tujuan utamanya bukan menjadi programmer, melainkan mampu menyusun logika dan mengolah data (angka, teks, laporan keuangan) secara terstruktur. Semua contoh menggunakan kasus akuntansi nyata: diskon, pajak, gaji, piutang, dan stok barang.

๐Ÿ“˜ Modul 1: Pengenalan Data & Struktur Dasar

A. Data vs Informasi

  • Data: Angka mentah, kuitansi, nama pelanggan. Contoh: 10.000, "PT Maju", 5.
  • Informasi: Data yang sudah diolah dan bermakna. Contoh: Total Penjualan = Rp 50.000.

B. Tipe Data (Sering Dipakai Akuntan)

  • Integer (Bilangan Bulat): Jumlah barang, nomor faktur.
  • Float/Desimal: Harga satuan, kurs valas, PPN (12,5%).
  • String (Teks): Nama akun, kode rekening, alamat.
  • Boolean (Benar/Salah): "Lunas / Belum Lunas", "Aktif / Tidak Aktif".

C. Struktur Data Sederhana

  • Variabel: Tempat menyimpan 1 data. Contoh: Nama_Perusahaan = "CV. Sejahtera".
  • Array/Larik: Kumpulan data sejenis dalam satu wadah.
    Analogi: Seperti Buku Besar — satu buku berisi banyak halaman (akun).
    Contoh Array: [Harga_Barang1, Harga_Barang2, Harga_Barang3].
๐Ÿงพ Aktivitas Kelas: Buatlah daftar 10 transaksi penjualan. Kelompokkan mana yang termasuk Integer, Float, dan String.

๐Ÿ“˜ Modul 2: Algoritma Dasar (Urutan Logika)

Komputer mengerjakan 3 hal: Input → Proses → Output. Algoritma adalah urutan langkah untuk menyelesaikan masalah.

Contoh Kasus Akuntansi: Menghitung Gaji Kotor

Masalah: Hitung Gaji Pokok + Tunjangan – Potongan.

Algoritma (Langkah Logika):
1. Mulai
2. Input Gaji_Pokok
3. Input Tunjangan
4. Input Potongan
5. Gaji_Bersih = Gaji_Pokok + Tunjangan – Potongan
6. Tampilkan Gaji_Bersih
7. Selesai
✏️ Latihan: Buatlah urutan logika (algoritma) untuk menghitung PPN 11% dari sebuah faktur penjualan. (Input = Harga Barang, Output = Harga + PPN).

๐Ÿ“˜ Modul 2.5: Alat Bantu Algoritma — Pseudocode & Flowchart

WAJIB Pseudocode dan Flowchart adalah dua alat utama untuk menuangkan logika sebelum membuat program atau rumus Excel.

A. Pseudocode

Pengertian: Menulis langkah-langkah algoritma dengan bahasa sehari-hari yang terstruktur, mirip instruksi ke komputer tapi pakai kata-kata manusia. Tidak terikat aturan kode program.

Kata kunci umum: INPUT, OUTPUT, IF, ELSE, FOR, WHILE, CALCULATE.

B. Flowchart

Pengertian: Gambaran algoritma dalam bentuk bagan/simbol yang dihubungkan dengan anak panah. Sangat berguna untuk membuat SOP Keuangan dan alur dokumen.

Simbol Wajib Flowchart

Oval
Terminal (Mulai / Selesai)
Jajar Genjang
Input / Output (Baca data / Tampilkan hasil)
Persegi Panjang
Proses (Menghitung, mengisi nilai)
Belah Ketupat
Decision / Percabangan (Ya / Tidak)
Panah
Flow Line (Penunjuk arah alur)

C. Perbandingan Langsung (Kasus Diskon)

Kasus: Jika total belanja > Rp 100.000, maka dapat diskon 10%.

1. Pseudocode

PROGRAM Hitung_Diskon MULAI INPUT total_belanja IF total_belanja > 100000 THEN diskon = total_belanja * 10/100 ELSE diskon = 0 END IF bayar = total_belanja - diskon OUTPUT bayar SELESAI

2. Flowchart (Representasi Teks)

[ Mulai ] │ ▼ [ Input total_belanja ] │ ▼ ┌─────────────┐ │ total > 100.000? │ └─────────────┘ ╱ ╲ Ya Tidak │ │ ▼ ▼ [ diskon = ] [ diskon = 0 ] total*10% │ │ │ └─────┬─────┘ ▼ [ bayar = total - diskon ] ▼ [ Output bayar ] ▼ [ Selesai ]

D. Kapan Menggunakan Keduanya di Dunia Akuntansi?

Aspek Flowchart Pseudocode
Kegunaan Buat SOP keuangan (alur kas kecil, pembelian) Buat logika rumus Excel / VBA / desain sistem
Keunggulan Mudah dipahami semua divisi, termasuk manajemen Ringkas, cepat ditulis saat brainstorming
Kelemahan Ribet jika algoritma sangat panjang (100+ langkah) Kurang cocok untuk presentasi ke non-IT
Contoh di Akuntansi Bagan alur pembelian dari pesan hingga bayar Logika penyusutan aktiva tetap (garis lurus)
๐Ÿงพ Latihan Gabungan: Seorang akuntan ingin menghitung PPh Pasal 21 dengan aturan:
• Jika Gaji ≤ Rp 4.500.000 → PPh = 0
• Jika Gaji > Rp 4.500.000 → PPh = 5% dari Gaji
Tugas: (1) Tulis pseudocode, (2) Gambar flowchart di kertas/draw.io.

๐Ÿ“˜ Modul 3: Percabangan (Logika If-Then-Else)

Kenapa penting untuk akuntan? Karena laporan keuangan selalu butuh kondisi:

  • Jika usia piutang > 30 hari → status "Macet".
  • Jika total belanja > 1 Juta → "Dapat Diskon".

Contoh Kasus: Status Kredit

  • Aturan: Jika usia piutang > 30 hari, maka status = "Berisiko". Jika tidak, status = "Aman".
Algoritma:
1. Input Usia_Piutang
2. Jika Usia_Piutang > 30 Maka:
    Status = "Berisiko"
3. Selain Itu:
    Status = "Aman"
4. Tampilkan Status
✏️ Latihan: Buat logika percabangan untuk menentukan Bonus Sales:
• Omzet > Rp 100.000.000 → Bonus = 5% dari Omzet
• Omzet ≤ Rp 100.000.000 → Bonus = Rp 500.000

๐Ÿ“˜ Modul 4: Perulangan (Looping)

Akuntan sering menghitung 1.000+ baris data di Excel. Di algoritma, kita pakai perulangan (For / While) untuk mengotomatisasi.

Contoh Kasus: Rekapitulasi Penjualan Harian

  • Ada 7 transaksi penjualan dalam seminggu. Kita mau jumlahkan semuanya.
Logika Perulangan (For):
Total = 0
Ulangi dari i = 1 sampai i = 7:
    Baca data Penjualan[i]
    Total = Total + Penjualan[i]
Tampilkan Total
✏️ Latihan (Tanpa Koding): Diberikan data stok barang di 5 cabang: [50, 75, 20, 100, 30].
Tulislah langkah-langkah perulangan untuk mencari Total Stok dan Rata-rata Stok per cabang.

๐Ÿ“˜ Modul 5: Studi Kasus Akuntansi (Implementasi)

Sistem Rekap Gaji Karyawan

Data (Array):

  • Nama = ["Andi", "Budi", "Cici"]
  • Jam_Lembur = [5, 10, 2]
  • Gaji_Pokok = [4.000.000, 4.500.000, 3.500.000]

Aturan:

  • Upah lembur per jam = Rp 50.000.
  • Jika total gaji + lembur > Rp 5.000.000, maka dikenakan PPh 5%.
  • Jika tidak, tidak kena PPh.

Algoritma Logika

MULAI Siapkan data Nama, Jam_Lembur, Gaji_Pokok Ulangi dari i = 0 sampai i < 3 (jumlah data): Gaji_Kotor = Gaji_Pokok[i] + (Jam_Lembur[i] * 50.000) IF Gaji_Kotor > 5.000.000 THEN Pajak = Gaji_Kotor * 5/100 ELSE Pajak = 0 END IF Gaji_Bersih = Gaji_Kotor - Pajak Tampilkan Nama[i] dan Gaji_Bersih[i] SELESAI
๐Ÿ† Tugas Akhir Modul (Proyek Mini):
Buatlah flowchart dan pseudocode untuk program "Kasir Mini" yang bisa:
1. Memasukkan 5 nama barang dan harganya.
2. Menghitung total belanja.
3. Jika total > Rp 200.000, beri diskon 10%.
4. Tampilkan total yang harus dibayar.

No comments:

Post a Comment

Selamat datang di blog handrizakk.blogspot.com, Mari berbagi dengan tulisan. Sahabat bisa temukan saya di f: Handri Zakki Pratama | t: @handrizakk

LKPD : STRUKTUR DATA DAN ALGORITMA - INFORMATIKA AKUNTASI KELAS X SMK

LKPD Interaktif - Struktur Data & Algoritma ๐Ÿ“‹ LKPD Struktur Data & Algoritm...