Tidak terasa kita sudah mendekati penghujung tahun ajaran. Bagi kamu siswa kelas 12, salah satu momen krusial yang harus dihadapi adalah Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ). Salah satu mata pelajaran yang menuntut pemahaman logika dan teknis yang kuat adalah Informatika.
Agar persiapan kamu lebih terarah dan tidak "meraba-raba" dalam belajar, penting sekali untuk membedah kisi-kisi PSAJ Informatika terbaru. Dengan memahami kisi-kisi, kamu bisa fokus pada materi yang memang akan diujikan, mulai dari Berpikir Komputasional hingga Dampak Sosial Informatika.
Materi Utama dalam PSAJ Informatika
Berdasarkan kurikulum terbaru, umumnya soal-soal PSAJ akan mencakup beberapa pilar utama, di antaranya:
Berpikir Komputasional: Logika proposisi, negasi, dan penyelesaian masalah kompleks.
Teknologi Informasi dan Komunikasi: Integrasi aplikasi perkantoran dan fitur lanjut.
Sistem Komputer: Perangkat keras, perangkat lunak, dan interaksi manusia-komputer.
Jaringan Komputer dan Internet: Keamanan data dan konfigurasi jaringan.
Analisis Data: Pengolahan data bervolume besar menggunakan perkakas tertentu.
Algoritma dan Pemrograman: Struktur kontrol, fungsi, dan debugging.
Tips Sukses Menghadapi PSAJ Informatika
Pahami Konsep, Bukan Hafalan: Informatika lebih banyak menguji logika. Pastikan kamu paham alur kerja sebuah algoritma.
Latihan Soal Secara Rutin: Semakin sering berlatih, logika kamu akan semakin terasah.
Gunakan Kisi-Kisi Sebagai Checklist: Tandai materi mana yang sudah dikuasai dan mana yang belum.
Link Download Kisi-Kisi & Latihan Soal PSAJ Informatika
Sesuai janji, kami sudah menyiapkan file yang bisa kamu unduh secara gratis untuk bahan belajar di rumah. Silakan klik tautan di bawah ini:
"Udah seberapa siap kamu buat PSAJ Informatika? Jangan cuma baca teori, ayo tes mentalmu di Wayground Arena! 🚀 Langsung mainkan simulasinya di bawah ini. No lag, no boring, just level up!"
[Latihan Soal-Wayground]
🎮 Siap Main? Klik tombol "Mulai" di atas untuk latihan soal PSAJ!
Itulah informasi mengenai kisi-kisi PSAJ Informatika tahun ini. Semoga dengan persiapan yang matang, kamu bisa meraih hasil yang memuaskan dan lulus dengan nilai terbaik!
Jika ada pertanyaan atau permintaan materi lain, jangan ragu untuk tulis di kolom komentar di bawah ya. Jangan lupa share artikel ini ke teman sekelasmu agar sukses bareng!
📘 BELAJAR MEMBUAT CV ATS-FRIENDLY DENGAN MICROSOFT WORD: Panduan Lengkap untuk Pemula
Halo, para calon profesional! Di era digital seperti sekarang, lamaran kerja tidak hanya dinilai oleh manusia, tetapi juga oleh sistem yang disebut ATS (Applicant Tracking System). Nah, kalau CV kamu tidak ramah ATS, bisa-bisa lamaranmu gak sampai ke HRD, lho!
Di pembelajaran kali ini, kita akan belajar cara membuat CV ATS-Friendly menggunakan Microsoft Word, lalu menyimpan dan mengirimkannya dengan benar melalui Google Drive dan email. Ikuti langkah-langkah berikut dengan seksama ya!
🎯 TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mengikuti materi ini, peserta didik mampu:
Memahami konsep CV ATS-Friendly.
Mengaplikasikan formatting Microsoft Word yang sesuai untuk CV ATS.
Menyimpan CV dalam dua format (.docx dan .pdf) ke Google Drive untuk keperluan berbeda.
Mengirimkan CV melalui email dengan format dan etiket yang benar.
Membuat CV ATS-Friendly yang siap digunakan untuk melamar kerja.
📌 MATERI PEMBELAJARAN
1. Apa Itu CV ATS-Friendly?
ATS adalah sistem yang digunakan perusahaan untuk menyaring CV secara otomatis. CV yang ramah ATS adalah CV yang:
Strukturnya sederhana dan mudah dipindai sistem.
Menggunakan kata kunci yang relevan dengan lowongan.
Tanpa elemen grafis rumit seperti tabel, text box, atau gambar latar.
2. Persiapan Sebelum Menulis CV
Siapkan data diri, pengalaman kerja, pendidikan, dan kemampuan.
Identifikasi kata kunci dari lowongan yang dituju.
Download template sederhana atau buat dari nol di Word.
Siapkan folder di Google Drive khusus untuk portofolio lamaran kerja.
🖥️ LANGKAH-LANGKAH FORMATTING DI MICROSOFT WORD
✅ Langkah 1: Atur Halaman dan Font
Buka Microsoft Word → Layout → Margins → Normal (2,54 cm).
Pilih font Arial (ukuran 11pt untuk isi).
Gunakan warna hitam saja.
✅ Langkah 2: Buat Header (Nama dan Kontak)
Tulis nama dengan font 14-16pt, Bold, rata tengah.
Untuk kontak, gunakan format: Kota, Provinsi | No. HP | Email Gunakan garis vertikal ( | ) sebagai pemisah.
✅ Langkah 3: Bagian Ringkasan Profil
Gunakan subjudul RINGKASAN dengan Heading 2 atau tebal.
Tulis 2–3 kalimat yang mencakup pengalaman dan pencapaian.
Gunakan kata kunci seperti social media specialist, manajemen tim, peningkatan penjualan, dll.
✅ Langkah 4: Pengalaman Kerja
Gunakan format:
text
**NAMA PERUSAMAAN – Kota, Provinsi**
**Jabatan (Bulan Tahun – Bulan Tahun)**
- Deskripsi pencapaian (gunakan angka jika ada, contoh: meningkatkan engagement 15%).
Gunakan bullet points (Home → Bullets).
Hindari tabel atau kolom.
✅ Langkah 5: Pendidikan dan Kemampuan
Pendidikan: tulis dengan format jelas (Nama Universitas, Tahun, Jurusan, IPK).
Kemampuan: gunakan bullet points dan kelompokkan jika perlu (hard skills & soft skills).
Buat folder baru dengan nama: PORTOFOLIO_LAMARAN_KERI.
Simpan dua versi CV:
Format .docx (untuk di-edit dan disesuaikan dengan lowongan berbeda)
Format .pdf (untuk dikirim ke perusahaan, tampilan tetap)
Beri nama file yang profesional:
CV_NamaLengkap_ATS.docx
CV_NamaLengkap_ATS.pdf
Cara Simpan dari Word ke Google Drive:
Di Word: File → Save As → Browse
Pilih Google Drive sebagai lokasi
Simpan sebagai .docx dulu
Untuk PDF: File → Export → Create PDF/XPS → Save ke Google Drive
📧 PENGIRIMAN CV VIA EMAIL
Kapan Menggunakan Email?
Saat perusahaan meminta lamaran via email
Untuk mengirim ke kontak personal (HRD, headhunter)
Sebagai follow-up setelah apply online
Untuk tugas sekolah/latihan ini
Format Email yang Profesional:
1. Subjek Email:
text
Lamaran Kerja - [Posisi] - [Nama Lengkap]
Contoh: Lamaran Kerja - Social Media Specialist - Putri Bangsa
2. Isi Email:
text
Kepada Yth.,
Bapak/Ibu HRD [Nama Perusahaan]
Dengan hormat,
Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : [Nama Lengkap]
Posisi : [Posisi yang dilamar]
Email : [Email Anda]
Telepon : [Nomor HP]
Berminat untuk melamar posisi [Posisi] di [Nama Perusahaan] yang saya lihat di [Sumber Lowongan].
Saya melampirkan CV dan portofolio untuk pertimbangan Bapak/Ibu.
Terima kasih atas perhatiannya.
Hormat saya,
[Nama Lengkap]
[No. HP]
[LinkedIn Profile - optional]
3. Lampiran File:
Utama: CV_NamaLengkap_ATS.pdf (format PDF untuk menjaga formatting)
Opsional: Portfolio_NamaLengkap.pdf (jika ada)
Jangan lampirkan .docx kecuali diminta
Tips Kirim Email:
Kirim di jam kerja (08.00-17.00)
Gunakan email formal (bukan email mainan)
Cek kembali lampiran sebelum kirim
Reply email jika ada tanggapan, maksimal 24 jam
🚫 YANG HARUS DIHINDARI DALAM CV ATS
❌ Tabel, kolom, text box
❌ Gambar, ikon, atau logo
❌ Header/footer yang rumit
❌ Font dekoratif (harus standar dan mudah dibaca sistem)
❌ Format file tidak jelas (selalu ikuti instruksi perusahaan)
📂 PERBEDAAN PENGGUNAAN FORMAT FILE
Format
Kapan Digunakan?
Keunggulan
Cara Simpan
.docx
- Saat masih perlu edit - Untuk disimpan di Google Drive - Jika perusahaan minta format Word
Dapat diedit mudah, kompatibel dengan ATS
File → Save As → .docx
.pdf
- Untuk dikirim via email - Submit ke portal lamaran - Final version untuk dibagikan
Format tetap, tidak berubah, terlihat profesional
File → Export → Create PDF
Google Drive Link
- Untuk berbagi portofolio lengkap - Saat diminta link preview
Mudah dibagikan, real-time update
Share → Copy link
📝 TUGAS PRAKTIK MANDIRI
Langkah 1: Buat CV
Buka Microsoft Word.
Buat CV ATS-Friendly sesuai data diri kamu.
Simpan dengan nama: CV_NAMA_ATS.docx.
Langkah 2: Simpan di Google Drive
Upload file .docx ke Google Drive (folder: PORTOFOLIO_LAMARAN).
Export sebagai PDF dari Word, upload juga ke Google Drive.
Langkah 3: Kirim via Email
Buat email profesional dengan subjek: Tugas CV ATS - [Nama Lengkap] - [Kelas]
Lampirkan file PDF CV kamu.
Kirim ke: [Email Guru/Instruktor]
CC ke email pribadi kamu untuk arsip.
Langkah 4: Bagikan Link Drive
Setel sharing folder ke "Anyone with the link can view"
Copy link folder Google Drive kamu
Paste link di akhir email sebagai referensi tambahan
💡 TIPS TAMBAHAN
Backup selalu di minimal 2 tempat: Google Drive + Komputer/Laptop
Gunakan nama file yang konsisten untuk mudah dicari
Cek format file sebelum kirim - pastikan tidak corrupt
Simpan template email untuk digunakan berulang kali
📚 REFERENSI DAN TEMPLATE GRATIS
Template ATS-Friendly dari Canva (pilih yang sederhana)
Contoh CV dari Indeed atau LinkedIn
Artikel tentang etiket email profesional
❓ FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
Q: Mana yang lebih baik, kirim PDF atau Word? A: PDF untuk pengiriman final (email, portal lamaran). Word hanya jika diminta atau untuk keperluan editing.
Q: Bagaimana jika file PDF terlalu besar? A: Kompres file PDF secara online (smallpdf.com) atau di Word saat export pilih "Minimum size".
Q: Apakah boleh kirim CV via Google Drive link saja? A: Tidak disarankan untuk lamaran pertama. Lebih baik lampirkan file PDF di email, dan sertakan link drive sebagai portofolio tambahan.
Q: Kapan harus follow-up setelah kirim email? A: Tunggu 5-7 hari kerja, lalu kirim email follow-up singkat dan sopan.
📢 SELAMAT MENCOBA!
Dengan menguasai formatting Word, penyimpanan di Google Drive, dan pengiriman via email, kamu sudah memiliki skill digital yang sangat berharga untuk dunia kerja!
Ingat: Profesionalisme dimulai dari detail kecil – termasuk cara menyimpan dan mengirim CV kamu.
Jika ada pertanyaan, silakan tulis di kolom komentar atau hubungi saya via email. 🎓 Happy learning and happy job hunting!
Penulis: [Nama Anda] Blog Media Pembelajaran: [Nama Blog] Tanggal Publikasi: [Tanggal] Kategori: Teknologi Informasi, Karir, Pembelajaran Microsoft Office, Digital Skill
Materi ini siap diunggah ke blog Anda. Semoga membantu peserta didik memahami tidak hanya cara membuat CV, tetapi juga cara menyimpan dan mengirimkannya dengan profesional! 🚀
Materi Pembelajaran: Mengenal Microsoft Office vs. Google Workspace
Tujuan: Setelah mempelajari materi ini, kamu akan memahami perbedaan mendasar antara Microsoft Office dan Google Workspace, serta dapat memilih platform yang tepat berdasarkan kebutuhanmu.
Mircosoft Office
Google Workspace
1. Perbedaan Karakteristik Utama: Desktop vs. Cloud
Microsoft Office: Aplikasi Desktop/Berbayar
Model: Software yang diinstal di komputer (desktop/laptop)
Biaya: Berlangganan (Microsoft 365) atau pembelian sekali (one-time purchase)
Contoh Aplikasi: Microsoft Word, Excel, PowerPoint
Ciri Khas:
Bekerja terutama di komputer lokal
Membutuhkan instalasi
Versi terbaru membutuhkan aktivasi
Google Workspace: Aplikasi Cloud/Gratis (dengan Batasan)
Model: Aplikasi berbasis web yang diakses melalui browser
Biaya: Versi pribadi gratis (dengan kapasitas terbatas), versi bisnis berbayar
Contoh Aplikasi: Google Docs, Sheets, Slides
Ciri Khas:
Bekerja di browser (seperti Chrome, Edge)
Tidak perlu instalasi
Gratis untuk akun Google pribadi
2. Fungsi Utama dan Perbedaan Aplikasi
Pengolah Kata: Word vs. Docs
Microsoft Word
Google Docs
Format dokumen kompleks
Kolaborasi real-time
Template profesional
Simpan otomatis ke cloud
Tools editing advanced
Berbagi mudah dengan link
Contoh penggunaan: Skripsi, laporan formal, buku
Contoh penggunaan: Tugas kelompok, draf cepat, dokumen kolaboratif
Pengolah Angka: Excel vs. Sheets
Microsoft Excel
Google Sheets
Analisis data kompleks
Kolaborasi data real-time
Fungsi dan formula advanced
Add-ons dan integrasi web
Pivot Table powerful
Berbagi data instan
Contoh penggunaan: Analisis keuangan, data riset kompleks
Contoh penggunaan: Presentasi kelompok, materi kelas online
3. Komponen Antarmuka Dasar
Microsoft Office: Ribbon System
Ribbon pada Microsoft Word
Ribbon: Tab berisi kelompok perintah (Home, Insert, Design, dll.)
Quick Access Toolbar: Pintasan untuk Save, Undo, Redo
Menu File: Untuk Open, Save, Print, Export
Status Bar: Informasi halaman, kata, dll.
Google Workspace: Toolbar Sederhana
Toolbar pada Google Doc
Toolbar Horizontal: Ikon-ikon format dasar (font, ukuran, bold, dll.)
Menu Bar: File, Edit, View, Insert, Format, Tools, Help
Share Button: Tombol berbagi berwarna biru
Comment/Activity Panel: Untuk kolaborasi
4. Kelebihan dan Kekurangan Masing-masing Platform
KOLABORASI REAL-TIME
Platform
Kelebihan
Kekurangan
Google Workspace
✅ Kolaborasi simultan, melihat siapa sedang online, komentar real-time
❌ Fitur editing lebih sederhana
Microsoft Office
❌ Kolaborasi lebih kompleks (via OneDrive/SharePoint)
✅ Fitur co-authoring tersedia tapi perlu setup
AKSES OFFLINE
Platform
Kelebihan
Kekurangan
Google Workspace
❌ Membutuhkan ekstensi Chrome & setup awal
✅ Bisa edit offline, sync saat online
Microsoft Office
✅ Bekerja penuh offline, otomatis sync nanti
❌ Butuh instalasi software
KOMPLEKSITAS FITUR
Platform
Kelebihan
Kekurangan
Google Workspace
❌ Fitur lebih dasar, kurang advanced
✅ Sederhana, mudah dipelajari pemula
Microsoft Office
✅ Fitur lengkap dan powerful
❌ Lebih kompleks, butuh waktu belajar
5. Konsep Penyimpanan: Cloud vs. Lokal
Google Drive (Cloud Storage)
Cara Kerja: File disimpan di server internet
Akses: Dari mana saja dengan koneksi internet
Keamanan: Dilindungi password Google
Contoh:
Dokumen otomatis tersimpan di Google Drive
Bisa akses dari HP, laptop, tablet mana pun
Berbagi dengan satu klik
Penyimpanan Lokal (Computer/OneDrive)
Cara Kerja: File disimpan di harddisk komputer
Akses: Hanya dari komputer tersebut (kecuali pakai OneDrive)
Keamanan: Bergantung keamanan komputer
Contoh:
Dokumen Word tersimpan di folder "My Documents"
OneDrive: Gabungan lokal + cloud (sync otomatis)
Perbandingan:
Aspek
Google Drive
Penyimpanan Lokal
OneDrive
Akses
Di mana saja
Hanya di 1 komputer
Di mana saja (setelah sync)
Risiko
Server down
Komputer rusak
Gabungan keduanya
Berbagi
Sangat mudah
Sulit (harus copy)
Mudah
Kapasitas
15GB gratis
Sesuai harddisk
5GB gratis
📌 Kapan Memilih yang Mana?
Pilih GOOGLE WORKSPACE jika:
Kerja kelompok dengan anggota berbeda lokasi
Butuh akses dari berbagai perangkat
Pengerjaan dokumen sederhana dan cepat
Tidak punya software Office berbayar
Pilih MICROSOFT OFFICE jika:
Membuat dokumen formal dengan format kompleks
Bekerja dengan data analisis yang rumit
Sering bekerja offline (tanpa internet)
Membutuhkan fitur profesional untuk pekerjaan/kuliah
💡 Tips untuk Pelajar:
Gunakan Google Workspace untuk tugas sekolah/kelompok
Gunakan Microsoft Office untuk laporan individu yang butuh format rapi
Selalu backup dokumen penting di kedua tempat (cloud dan lokal)
Coba keduanya untuk tahu kelebihan masing-masing
Kesimpulan: Kedua platform memiliki kelebihan masing-masing. Skill terpenting adalah mengetahui kapan menggunakan yang mana. Dengan menguasai keduanya, kamu akan menjadi lebih produktif dan siap untuk dunia kerja!